REHABILITASI
LAHAN UNTUK MENANGANI KRISIS EKONOMI DENGAN KEMIRI SUNAN DI PON PES SUNAN
DRAJAT PACIRAN LAMONGAN
PAPER
OLEH
ADIB UBAIDILLAH MAHBUB
NIS 24428
KEMENTRIAN
AGAMA REPUBLIK INDONESIA
MAN
TAMBAKBERAS JOMBANG
FEBRUARI 2016
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Indonesia merupakan negara terbesar
ketiga yang mempunyai hutan tropis terluas di dunia dan menduduki peringkat
pertama di Asia Pasifik.Indonesia termasuk salah satu penyumbang karbon yang
terbesar bagi dunia.Luas hutan hujan tropis Indonesia seluas ± 1.148.400
kilometer persegi yang mempunyai kekayaan hayati yang begitu besar, mulai dari
tambang, flora dan faunanya
Lahan
adalah salah satu sistem bumi, yang bersama dengan sistem bumi yang lain, yaitu
air alam dan atmosfer, menjadi inti fungsi, perubahan, dan kemantapan
ekosistem.Tanah berkedudukan khas dalam masalah lingkungan hidup, merupakan
kimah (aset) lingkungan dan membentuk landasan hakiki bagi kemanusiaan.
Kerusakan hutan yang terjadi disebabkan
karena meningkatnya kebutuhan masyarakat, ketergantungan masyarakat yang
tinggal disekitar hutan terhadap kawasan hutan, Penebangan (legal) yang
berlebihan dan penebangan illegal, meningkatnya kenaikan jumlah penduduk,
kurangnya lahan sebagai tempat tinggal, masyarakat belum mengetahui secara
benar tentang fungsi dan manfaat hutan, hutan di ubah menjadi lahan pertanian,
kawasan pertambangan, dan perkebunan serta sebab yang disebabkan oleh bencana
alam sehingga menyebabkan fungsi hutan hilang. Permasalahan yang dihadapi dalam
pengelolahan lahan kritis dan tata air diwilayah ini adalah menyeimbangkan
perlindungan dan pelestarian sumberdaya tanah dan air yang terbatas dengan
semakin meningkatnya kebutuhan manusia dari latar belakang ini saya akan menerangkan tentang
rehabilitasi lahan dan manfaat merehabilitasi lahan khususnya manfaat
rehabilitasi lahan untuk mengatasi krisis ekonomi yang sedang melanda
masyarakat indonesia saat ini dengan melalui penanaman kemiri sunan seoerti
yang telah di lakukan pondok pesantren Sunan Drajat yang telah sukses
membudidayakan kemiri sunan dan merubahnya menjadi bahan bakar minyak
Pondok pesantren Sunan Drajat adalah pesantren
peninggalan wali songo (Sunan Drajat) yang sekarang sukses di asuh oleh Prof Dr
KH Abdul Ghofur banyaknya perusahaan yang telah berdiri di pesantren itu
menjadikan pondok pesantren Sunan Drajat menjadi icon pondok moderen yang
terbesar dan sukses di Nusantara
Dan salah satunya perusahaan kiyai Ghofur adalah
perusahan minyak yang di olah dari perkebunan kemiri sunan yang telah banyak di
suplay untuk bahan bakar di Indonesia, yang lebih pentingya hasil dari
pengolahan minyak tersebut adalah untuk membangun pondok pesantren tersebut dan
juga untuk membantu para santri-santri yang kurang mampu
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Definisi
Rehabilitasi lahan
Rehabilitasi lahan adalah usaha memperbaiki atau memulihkan kembali dan
meningkatkan kondisi lahan yang rusak, agar dapat berfungsi secara optimal baik
sebagai unsur produksi, media pengatur tata air, maupun sebagai unsur pelindung
alam dan juga lingkungan mengatasi merupakan suatu usaha atau penanaman kembali
lahan krisis
Lebih detailnya pengertian rehabilitasi lahan adalah suatu usaha memulihkan kembali, memperbaiki dan
meningkatkan kondisi lahan yang rusak supaya dapat berfungsi secara optimal,
baik sebagai lahan produksi, media pengatur tata air, ataupun sebagai unsur
perlindungan alam dan lingkungannya, Rehabilitasi hutan dan lahan atau RHL merupakan bagian dari
sistem pengelolaan hutan dan lahan, yang dilokasikan pada kerangka daerah
aliran sungai.Kegiatan Rehabilitasi ini menempati posisi untuk mengisi
kekosongan ketika sistem perlindungan tidak dapat mengimbangi hasil sitem
budidaya lahan dan hutan, sehingga terjadi deforestasi serta degredasi fungsi
hutan dan lahan, Definisi Rehabilitasi Hutan dan Lahan menurut Undang–Undang
Republik Indonesia Nomor 41 tahun 1999, Rehabilitasi Hutan dan Lahan
dimaksudkan untuk memulihkan, mempertahankan dan meningkatan fungsi hutan dan
lahan sehingga daya dukung, produktifitas dan peranannya dalam mendukung sistem
keidupan tetap terjaga.
Rehabilitasi hutan dan lahan yang
disosialisasikan sebagai program pemulihan lingkungan hidup yang telah rusak
dan sudah menjadi lahan kritis.Kegiatan rehabilitasi hutan, di dalam kawasan
hutan ini dikenal dengan sebutan reboisasi.Sedangkan pembangunan kebun kayu di
lahan non hutan disebut penghijauan atau pembangunan hutan rakyat.
B.
Kegiatan Rehabilitasi Lahan
Kegiatan rehabilitasi lahan dilaksanakan melalui kegiatan
Penghijauan, Reboisasi, Pemeliharaan , Pengayaan tanaman, atau Penerapan teknik
konservasi tanah secara vegetatif dan sipil teknis pada lahan kritis da tidak
produktif.
Kegiatan reboisasi dan penghijauan pada umunya dilakukan
pada tanah kritis dan areal bekas penebangan liar atau pembalakan.Untuk
melaksanakan kegiatan tersebut membutuhkan bibit dalam jumlah besar dan berkualitas baik.
Lahan kritis adalah lahan yang sudah tidak berfungsi lagi sebagai pengatur media pengatur tata air, unsur produksi pertanian, maupun unsur perlindungan alam dan lingkungannya. Lahan kritis juga merupakan suatu lahan yang kondisi tanahnya telah mengalami proses kerusakan fisik, biologi atau kimia yang pada akhirnya bisa membahayakan fungsi hidrologi, produksi, orologi, pemukiman dan kehidupan sosial ekonomi di sekelilingnya.
Lahan kritis adalah lahan yang sudah tidak berfungsi lagi sebagai pengatur media pengatur tata air, unsur produksi pertanian, maupun unsur perlindungan alam dan lingkungannya. Lahan kritis juga merupakan suatu lahan yang kondisi tanahnya telah mengalami proses kerusakan fisik, biologi atau kimia yang pada akhirnya bisa membahayakan fungsi hidrologi, produksi, orologi, pemukiman dan kehidupan sosial ekonomi di sekelilingnya.
Rehabilitasi hutan dan lahan dapat diimplemntasikan pada
semua kawasan hutan kecuali cagar alam dan zona inti taman nasional. Sistem RHL
dicirikan oleh komponen sebagai berikut:
a. komponen obyek rehabilitasi hutan dan lahan.
b. komponen teknologi.
c.komponen institusi.
a. komponen obyek rehabilitasi hutan dan lahan.
b. komponen teknologi.
c.komponen institusi.
Sistem
RHL merupakan sistem yang terbuka, yang melibatkan para pihak yang berkepentingan
dengan penggunaan hutan dan lahan.Dengan demikian pada prinsipnya Rehabilitasi
Hutan dan Lahan, diselenggarakan atas inisiatif bersama semua pihak terkait.Ini
berbeda dengan penyelenggaraan RHL, selalu melalui inisiatif pemerintah dan
menjadi beban tanggungan pemerintah. Dengan kata lain, ke depannya RHL dilaksanakan oleh masyarakat
dengan kekuatan utama dari masyarakat sendiri. Prinsip-prinsip penyelenggaraan
RHL secara lebih deskriptif disajikan pada Pola Umum RHL. (http://hutantani.blogspot.com/)
D.
Tanaman
Kemiri Sunan Sebagai Bahan Bakar Nabati
Tahukah anda tanaman kemiri sunan dan manfaatnya bagi kehidupan
kita?Sebagian besar orang pasti mengenal bahwa kemiri adalah bumbu dapur yang
digunakan sebagai teman bawang merah dan bawang putih dalam menciptakan cita
rasa masakan yang lezat. Lalu, apa manfaat khusus dari tanaman kemiri? Nah,
tanaman kemiri yang satu ini sangat istimewa, lain dibandingkan dengan kemiri
yang biasa kita kenal sebagai bumbu dapur, tanaman tersebut adalah Kemiri
Sunan. Dalam bahasa Latinnya adalah Aleurites Trisperma Blanco.Sama
seperti tanaman kemiri biasanya, karena Kemiri Sunan juga tergolong ke dalam
tanaman rempah-rempah.Kemiri sunan biofuel saat ini sedang digerakkan oleh
pemerintah dan terus ditingkatkan perkembangan beserta penelitiannya.
Perlu Anda ketahui bahwa saat ini
agromania penawaran bibit kemiri sunan sudah dikembangkan di salah satu daerah
di Jawa Barat guna mengetahui lebih jauh apa itu manfaat dari tanaman kemiri
sunan. Sampai sejauh ini Kemiri Sunan telah diketahui mempunyai produktivitas
tinggi guna menunjang kebutuhan manusia, diantaranya adalah untuk dijadikan
bahan bakar nabati (BBN) sebagai alternatif pengganti bahan bakar minyak (BBM
(sebagai konservasi lahan kritis, dan untuk industri.Untuk menghasilkan minyak
dari kemiri sunan maka kita memanfaatkan bijinya.Pada biji inti diproses sedemikian
rupa sehingga menghasilkan minyak untuk bahan bakar.
Penggantian
bahan bakar minyak (BBM) menuju bahan bakar nabati (BBN) yang dihasilkan dari
tanaman kemiri sunan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia akan
adanya BBM impor. Biji dari Kemiri Sunan mengandung minyak lebih dari 50%.Lalu,
ada beberapa kandungan asam yang dapat dimanfaatkan secara lebih jauh lagi
seperti asam oleostearat, asam stearic dan asam oleic.Jual bibit Kemiri Sunan
juga dapat menjadi suatu usaha baru yang menguntungkan.Memang pada saat ini
masyarakat belum banyak yang mengetahui manfaat secara pastinya mengenai
tanaman ini, namun beberapa tahun mendatang niscaya popularitas kemiri sunan
sangat tinggi.
Kelebihan tanaman kemiri sunan, manfaat
utama dari tanaman kemiri sunan sudah
diulas pada paragraf-paragraf sebelumnya di artikel ini, yaitu dapat
menghasilkan minyak sebagai alternatif bahan bakar.Minyak ini dihasilkan dari
bijinya. Lalu kelebihan yang lain adalah tanaman ini mempunyai akar yang sangat
kuat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman konservasi pada lahan-lahan
yang kritis yang berpotensi terjadinya banjir, tanah longsor, dan erosi.
Tanaman ini juga mampu hidup di lahan yang berlereng. Dikarenakan asal dari
kemiri sunan adalah dari Filipina, maka tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di
Indonesia yang masih mempunyai kelembaban udara dan iklim yang sama.
Tanaman kemiri sunan dapat tumbuh di
daerah yang umumnya dataran rendah sampai dataran sedang, dan berbagai wilayah
Indonesia berpotensi untuk mengembangkan tanaman ini. Ini sudah terbukti adanya
budidaya di Sumedang, Jaw Barat, sekaligus sedang diadakan riser disana oleh
beberapa tim peneliti yang bekerjasama dengan pemerintah. Tanaman ini umumnya
tidak membutuhkan terlalu banyak air sehingga dapat bertahan hidup di tempat
kering seperti perubahan unsur air di dalam tanah yang ada di Indonesia.
Tanaman Kemiri Sunan mempunyai
dedaunan yang lebar sehingga ketika siang hari sangat bermanfaat untuk menyerap
karbondioksida dan mengeluarkan oksigen yang dibutuhkan oleh manusia. Dua atau
tiga tahun ke depan diperkirakan tanaman ini akan menggeser popularitas dari
tanaman kelapa sawit dan nyamplung sebagai tanaman penghasil minyak. Karena
produktivitas Kemiri Sunan memang lebih baik dibandingkan tanaman-tanaman ini
dalam menghasilkan minyak.Apalagi ditambah penanaman dan perawatannya yang
cukup mudah di sebagian besar lahan di Indonesia.
E.
Budidaya Biji Kemiri Sunan
Semakin hari kebutuhan minyak
semakin bertambah namun persediaan justru menipis.Selama ini Indonesia
bergantung pada Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai bahan utama untuk pembakaran
dan keperluan sehari-hari. Apabila kita selalu bergantung pada adanya BBM maka
suatu saat kita akan mengalami kekurangan BBM. Untuk menghindari hal tersebut,
beralihlah dengan memanfaatkan tanaman sebagai pengganti Bahan Bakar Minyak. Biji
Kemiri Sunan memiliki
manfaat yan dapat menolong kita keluar dari jalur ketergantungan terhadap Bahan
Bakar Minyak.Mungkin saja pembaca masih asing dengan Kemiri Sunan biofuel. Oleh
sebab itu, pada artikel ini akan diulas mengenai bahan bakar pengganti BBM yang
terbuat dari tanaman Kemiri Sunan.
Mengenal biji kemiri sunan lebih dalam, Kemiri
atau dalam bahasa Latin Aleurites Trisperma Blanco adalah tanaman biji
yang masih tergolong ke dalam tanaman rempah-rempah.Seperti yang kita tahu
selama ini bahwa kemiri bertugas di dapur sebagai pelengkap bumbu untuk
masakan.Kemiri juga telah dikenal sebagai bahan untuk membuat produk
kecantikan, baik secara alami maupun beragam kosmetik yang dijual di pasaran
dengan berbagai merk. Nah, untuk kemiri yang satu ini khususnya Biji Kemiri
Sunan dapat dikembangbiakkan untuk menghasilkan bahan bakar nabati sehingga
fungsinya sama dengan Bahan Bakar Minyak. Kemiri Sunan berasal dari Filipina
dan saat ini dapat tumbuh subur di Indonesia karena masih memiliki iklim yang
sama yaitu iklim tropis. Kemiri sunan dapat tumbuh di daerah dataran rendah
sampai sedang.
Budidaya Kemiri Sunan saat ini
berada di Sumedang, Jawa Barat. Di sana biji kemiri sunan dikembangbiakkan
secara terpadu sehingga ketika sudah berumur dapat dimanfaatkan dengan baik.
Pohon kemiri sunan dapat tumbuh sampai 15 meter, dan usia maksimal yang dapat
dicapainya adalah 75 tahun. Cukup lama bukan?Sebagai bahan bakar biodiesel ini,
kemiri sunan dapat terus diperbaharui keberadaannya sambil digali potensi yang
lebih dalam lagi seiring berjalannya waktu da berkembangnya ilmu
pengetahuan.Selain itu, pohon ini ternyata juga dapat mencegah tanah longsor
dan banjir karena akar serabutnya yang mencengkeram kuat di dalam tanah.
Manfaat yang paling utama ada pada biji
Kemiri Sunan.Bijinya terdiri dari cangkang, kulit biji, dan biji inti. Biji
inti yang akan diproses menjadi minyak biodiesel sebagai alternatif Bahan Bakar
Minyak agar Indonesia tidak tergantung lagi kepada tambang minyak secara
terus-menerus bahkan untuk minyak impor. Agromania penawaran bibit kemiri sunan
sudah banyak ditemui.Biasanya penjualan bijinya dilakukan per kilo dengan harga
yang cukup bersahabat.Kandungan minyak nabati di dalam biji kemiri terdapat
sekitar 56% dengan cairan warna kuning. Produktivitas dari pohon kemiri sunan
lebih baik dibandingkan dengan tanaman penghasil minyak lain yang sudah lebih
dahulu dikenal di Indonesia seperti nyamplung dan kelapa sawit.
Secara umum Biji Kemiri Sunan sudah
dapat dipanen ketika berumur 4 tahun dan puncak pembuahannya adalah ketika
berusia 8 tahun.Minyak nabati yang dihasilkan oleh kemiri sunan ini merupakan
minyak yang ramah lingkungan.Di sekitar perkotaan, tanaman Kemiri Sunan ini
juga dapat tumbuh dengan baiak dengan perawatan yang tepat Minyak pada kemiri sunan mengandung
asam alphaelaeostearic, asam stearic, asam oleic, dan palmitic.
Pada dasarnya yang terkandung di
dalam biji kemiri sunan adalah 40% minyak lalu di dalam kernel lebih
dari 50% bermanfaat untuk energi alternatif pengganti solar. Secara umum, satu
pohon Kemiri Sunan dapat menghasilkan 50-100 kg biji kering setiap
tahunnya.Dapat dibayangkan apabila terdapat lahan beberapa hektar untuk menanam
pohon tersebut, maka masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan Bahan Bakar
Minyak.
F.
Pengolahan Kemiri Sunan Menjadi Biodiesel
Sebelum sampai pada pengolahan Kemiri Sunan ada baiknya
kita mengenal lebih dalam tentang tanaman kemiri Sunan ini.Pohon yang bersifat
konservasi ini bisa mencapai tinggi hingga 20 meter dan bisa hidup dengan
sangat baik pada tanah basah dan tanah kering.Tanaman ini juga tidak memerlukan
banyak air sehingga tidak menyulitkan bagi para penanamnya. Selain itu, pohon
kemiri sunan ini juga disinyalir dapat menahan erosi, karena mampu hidup pada
lereng yang memiliki tekstur tanah miring. Tanaman ini juga memiliki ciri
khusus pada daunnya yang rimbun.Untuk rehabilitasi lahan krisis, tanaman kemiri
sangat cocok, karena dapat membantu reboisasi dengan cepat dan mudah.
Pengolahan kemiri sunan untuk
dijadikan biodiesel harus mengalami beberapa kali pengolahan, karena pengolahan
pertama akan menghasilkan minyak kotor terlebih dahulu. Baru pada pengolahan
berikutnya kemiri dapat menghasilkan biodiesel.Perbedaannya dengan solar adalah
penggunaan biodiesel kemiri ini sedikit lebih boros. Namun demikian, keuntungan
lain yang bisa didapatkan adalah biodiesel dengan bahan utama kemiri ini lebih
ramah lingkungan. Karena tidak memiliki banyak asap yang berwarna hitam dan
aromanya juga sangat lain, karena biodiesel ini memiliki bau khas kacang.
Pengolahan Kemiri Sunan Dengan Reaktor Biodiesel Pengolahan Kemiri Sunan sebelumnya
pernah di lakukan tes uji coba di Jawa Timur, dan menghasilkan biodiesel yang
sangat bagus dan ramah lingkungan.Karena hasil yang sangat memuaskan ini adalah
merupakan bukti nyata yang tidak hanya sekedar gosip, maka pemerintah berani
memberikan suport untuk para petani pengembang tanaman ini.Berangkat dari harga
penawaran bibit kemiri sunan yang tidak terlalu mahal pada setiap batangnya,
maka bisa dikembangkan untuk lahan yang telah disediakan oleh pemerintah
setempat atau pemerintah daerah.Kemudian pengembangan ini terus dilakukan di
beberapa daerah yang diharapkan dapat membuahkan hasil dikemudikan hari.
Pengolahan Kemiri Sunan
membutuhkan proses yang tidak terlalu lama, namun demikian tetap harus
menggunakan peralatan canggih untuk mengolahnya. Di daerah Sukabumi Jawa Barat
telah diberikan bantuan sebuah mesin untuk mengolah kemiri sunan ini menjadi
biodiesel.Bantuan alat yang dipersembahkan oleh Badan Litbang Pertanian ini
disebut dengan reaktor biodiesel Multifungsi.Bantuan ini diharapkan dapat
mewujudkan pengembangan biodiesel kemiri lebih cepat.Maka dari itu, budi daya
kemiri sunan kini mulai dilakukan dan digalakkan pada beberapa daerah di
Indonesia.
Pengolahan Kemiri Sunan dengan
menggunakan reaktor biodiesel multifungsi ini mampu memproses hasil crued oil
menjadi biodiesel dengan kualitas yang sangat bagus.Bahkan hasil yang
didapatkan mampu melampaui standar batas SNI.Dengan menggunakan mesin ini, bisa
didapatkan hasil yang cukup banyak, yaitu hingga 400 biodiesel per jam.Jika
demikian maka dalam satu hari alat ini bisa menghasilkan 1600 liter
biodiesel.Dengan melakukan pengembangan agromania pengembangan bibit kemiri
sunan di seluruh Indonesia, maka diharapkan mampu memenuhi kebutuhan biodiesel
ini sebagai bahan bakar nabati (BBN).
Pemerintah juga menyediakan bibit
kemiri sunan ini pada beberapa daerah untuk kemudian dibudidayakan dan akan
diberikan bantuan mesin reaktor biodiesel multifungsi untuk dapat mengolah
bahan bakar minyak secara merata. Dengan adanya pengolahan kemiri sunan ini
maka diharapkan negara kita ini tidak terlalu bergantung lagi dengan Bahan
Bakar Minyak, yang notabene merupakan bahan bakar yang tidak
terbaharukan.Kemiri sunan, nyamplung dan kesambi yang dapat diolah menjadi
bahan bakar nabati ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan negara.
G.
Keuntungan Membeli Biji Kemiri Sunan
Pernahkah Anda mendengar Kemiri
Sunan? Jika belum, mari sama-sama menyimak tentang eksistensi kemiri sunan yang
saat ini sedang meningkat popularitasnya di kalangan peneliti bahan bakar di
Indonesia. Tanaman ini dijadikan upaya oleh pemerintah dalam rangka mengurangi
ketergantungan terhadap bahan bakar minyak di Indonesia, terutama untuk BBM
impor.Mengapa demikian?Karena biji kemiri sunan mengandung minyak sebagai
solusi alternatif bahan bakar solar atau biodiesel.Anda juga dapat beli bibit kemiri sunan lalu
dibudidayakan sendiri.Pada umumnya, tanaman yang berasal dari negara tetangga,
Filipina ini mampu tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah maupun dataran
sedang dan wilayah perkotaan.
Bagaimana Cara Beli bibit Kemiri Sunan? Saat ini budidaya Kemiri Sunan
berada di Balai Penelitian Tanaman rempah dan Aneka Tanaman Industri yang
terletak di Pakuwon, Sukabumi, Jawa Barat.Perhatian ini ditujukan guna meneliti
lebih dalam lagi mengenai produktivitas biji Kemiri Sunan sehingga dapat
dimanfaatkan oleh masyarakat luas secara maksimal. Beli bibit Kemiri Sunan
yaitu dengan harga Rp1.000,00 per kilo gram dengan biaya proses Rp2500,00 per
liter. Oleh sebab itu, diperkirakan biaya produksinya adalah Rp4.500,00 per
liter. Apabila bio solar dari biji Kemiri Sunan tersebut dijual Rp7.000,00 per
liter maka keuntungannya adalah Rp2.500,00 untuk setiap liternya. Namun ini
masih perkiraan yang masih terus dikembangkan.
Sebenarnya ketika Beli bibit Kemiri
Sunan, tidak hanya akan menjadi alternatif pengganti bahan bakar minyak saja,
namun tanaman ini dapat menjadi konservasi bagi lahan-lahan yang kritis. Tentu
saja harga penawaran bibit kemiri sunan sangat sesuai dengan kantong masyarakat
Indonesia mengingat manfaatnya yang sangat besar bagi kehidupan. Ketika menanam
tanaman Kemiri Sunan, maka akan mulai berbuah ketika berumur 4 tahun dan puncak
berbuah pada umur 8 tahun. Secara maksimal, tinggi pohon ini dapat mencapai 15
meter dan umurnya sampai 75 tahun.
Jual bibit kemiri sunan akan menjadi
industri yang menarik untuk beberapa tahun ke depan, mengingat kebutuhan bahan
bakar selalu meningkat setiap harinya. Tidak hanya untuk alat transportasi
seperti kendaraan bermotor saja, namun beberapa alat pertanian dan alat rumah tangga
lain juga membutuhkan bahan bakar. Bahan bakar nabati yang dihasilkan dari biji
Kemiri Sunan dapat menjadi suatu pencerahan yang positif. Terlepas dari itu, beli bibit Kemiri Sunan juga akan
menguntungkan dalam industri kerajinan. Minyak kemiri yang dihasilkan oleh biji
Kemiri Sunan mengandung asam oleostearat guna mengawetkan kayu, sebagai cat dan
pernis, bahan pelapis anti-air, dan sebagainya.
Itulah keuntungan dari beli bibit
kemiri sunan lalu dibudidayakan dengan baik dan bijinya bermanfaat untuk
diproses menjadi minyak.Tahukah Anda bahwa ternyata kayu tanaman kemiri juga
sangat potensial?Kayunya dapat dimodifikasi menjadi berbagai jenis furnitur dan
berbagai kerajinan lainnya. Memang kualitas kayu ini masih sangat jauh dari
kayu jati, namun setidaknya ada beberapa industri yang dapat dihasilkan dari
kayu tanaman kemiri seperti korek api, sampan, dan lain-lain.
Untuk lebih menguatkan Anda untuk beli
bibit kemiri sunan, Anda juga perlu mengetahui kelebihan dari kemiri sunan,
diantaranya yaitu selain dapat dimanfaatkan untuk membuat minyak dari bijinya,
membuat kerajinan dari kayunya, ternyata juga dapat dijadikan sebagai tanaman
konservasi lahan kritis pencegah tanah longsor, banjir dan erosi. Ukuran pohon
sedang dan dapat beradaptasi dengan mudah di lingkungan tropis seperti
Indonesia.Pohonnya juga tidak memerlukan banyak air dan dapat tumbuh pada tanah
yang kering di iklim basAH
mahbubiyah.blogspot.com
mahbubiyah.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar